Surabaya, 30 Oktober 2025 — Program Studi Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), kembali menggelar kegiatan akademik internasional melalui Kuliah Tamu (Guest Lecture) yang menghadirkan narasumber luar negeri, Tawatchai Jitporn (PhD Scholar), seorang Research Fellow dari Department of Chemistry, Faculty of Science, Chulalongkorn University, Thailand. Kegiatan kuliah tamu ini merupakan bagian dari upaya Prodi Kimia UNESA untuk memperkuat atmosfer akademik berbasis riset global serta memperkaya wawasan mahasiswa dalam menghadapi perkembangan teknologi mutakhir, khususnya Artificial Intelligence (AI) di bidang kimia.
Kuliah tamu ini diselenggarakan untuk mendukung proses pembelajaran pada mata kuliah Penemuan Kimia Berbasis AI, yang diampu oleh Prof. Dr. I Gusti Made Sanjaya dan Dr. Muhammad Ikhlas Abdjan. Program ini sejalan dengan strategi UNESA dalam mengintegrasikan teknologi AI ke dalam kurikulum berbagai program studi sebagai bentuk kesiapan menghadapi revolusi pendidikan di era digital.
Dalam sesi kuliah tamu tersebut, Tawatchai Jitporn menyampaikan materi bertajuk “Artificial Intelligence in Chemistry”. Beliau memaparkan konsep dasar AI, penerapan machine learning dan deep learning dalam analisis data kimia, hingga penggunaan algoritma cerdas untuk penemuan molekul baru, pemodelan struktur kimia, dan perancangan material inovatif. Materi yang disampaikan secara interaktif ini memberikan gambaran nyata mengenai bagaimana teknologi AI telah menjadi salah satu pilar penting dalam penelitian kimia modern.
Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Kimia UNESA yang menempuh mata kuliah Penemuan Kimia Berbasis AI. Interaksi berlangsung aktif, dengan banyaknya pertanyaan terkait peluang riset, tantangan implementasi AI dalam kimia, serta potensi kolaborasi internasional. Diskusi juga mencakup penerapan AI dalam berbagai cabang kimia—mulai dari kimia material, kimia analitik, kimia organik, hingga kimia komputasi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran dan prospek AI dalam perkembangan riset kimia. Kuliah tamu ini juga memperkuat posisi Prodi Kimia UNESA sebagai salah satu pionir di Indonesia dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam pendidikan kimia berbasis riset.
Kolaborasi dengan Chulalongkorn University, Thailand, diharapkan dapat membuka pintu kerja sama akademik dan penelitian lintas negara, terutama dalam bidang kimia komputasi dan sains data. Kegiatan kuliah tamu bersama Tawatchai Jitporn ini menjadi bukti komitmen Prodi Kimia FMIPA UNESA dalam mendorong transformasi pendidikan berbasis teknologi serta mendukung pengembangan riset global. Melalui kegiatan internasional semacam ini, UNESA terus memperluas jejaring kolaborasi dan mempersiapkan generasi ilmuwan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era kecerdasan buatan.